Latest Posts

Minggu, 21 Maret 2010

Kathryn Ann Bigelow Cetak Sejarah Hollywood

http://hariansumutpos.com/wp-content/uploads/2010/03/kathrynbigelow.jpg



Dalam ajang Golden Globes dan Academy Awards ke-82, Kathryn Bigelow menjadi perbincangan. Selain meraih Best Picture, Bidelow juga mencetak sejarah Hollywood. Ia menjadi wanita pertama yang pernah meraih Best Director sepanjang Academy Awards pertama kali dihelat hingga berusia 82 tahun.

Sebelum namanya dibacakan, Barbra Streisand yang memegang amplop pemenang langsung tersenyum lebar.
“Nah, waktunya sudah datang,” katanya dan langsung memanggil nama Bigelow sebagai Sutradara Terbaik yang diiringi gemuruh applause dari ratusan pekerja film yang hadir di Kodak Theater, Los Angeles.

Bigelow sangat berterima kasih. Impiannya menjadi sutradara wanita yang sukses telah terwujud. Sementara itu, Pembacaan Film Terbaik dilakukan oleh Tom Hanks. Tanpa basa-basi, ia membuka amplop dan langsung membaca tulisan The Hurt Locker sebagai pemenangnya. Untuk kedua kalinya, Bigelow benar-benar bersyukur.

Tak tanggung-tanggung, The Hurt Locker mampu menyabet enam Piala Oscar yakni Best Picture, Best Director, Best Film Editing, Best Sound Editing, Best Original Screenplay, dan Best Sound Mixing.

Bigelow dilahirkan dengan nama lengkap Kathryn Ann Bigelow pada 27 November 1951 di San Carlos, California, Amerika Serikat. Bigelow dikenal sebagai sutradara yang banyak membesut film dengan genre sci-fi, action dan horor. Salah satu film horor yang melambungkan namanya adalah Near Dark yang dirilis pada 1987.

Dalam ajang Golden Globes dan Academy Awards Debut film pertama Bigelow adalah The Set-Up (1978) yang merupakan film selama 20 menit dekonstruksi kekerasan dalam film. Namun film utuh yang dibesutnya adalah The Loveless (1982) dan Born In Flames (1983) di mana ia juga sebagai pemeran. Bigelow kemudian menyutradarai Blue Steel (1990), Point Break (1991), Strange Days (1995), The Weight Of Water (2000) Dan K-19: The Widowmaker (2002).

Dalam kehidupan pribadinya, Bigelow pernah menikah dengan sutradara James Cameron pada 1989 dan bercerai pada 1991. Namun dalam Golden Globes dan Academy Awards ke-82 ini, keduanya bersaing memperebutkan penghargaan bergengsi sebagai Sutradara Terbaik di Oscar 2010.

Bigelow patut berbangga hati, pasalnya di ajang Oscar 2010, ia berhasil mengalahkan mantan suaminya, James Cameron sebagai Best Director.(net/jpnn)

read more...

Jonas Brother

http://api.ning.com/files/WGcoHtbP2PNSTcp9H-q7AxWwkoMr6iMPb6z4PGw1Qfg_/JonasBrothers1028x768TigerBeat.jpg
Biografi :

Grup yang personilnya terdiri dari tiga bersaudara ini terbentuk sekitar tahun 2005. Awalnya Nick Jonas yang sat itu baru berusia 6 tahun mendapat kesempatan untuk bernyanyi secara profesional. Di usia tujuh tahun, Nick sudah tampil di Broadway.

Sekitar tahun 2005, Nick memutuskan untuk mengajak dua saudaranya Kevin Jonas dan Joe Jonas untuk membentuk sebuah grup. Awalnya nama yang dipilih adalah Sons of Jonas yang akhirnya berubah menjadi Jonas Brothers.

Dengan formasi ini, Jonas Brothers telah merilis tiga album, IT'S ABOUT TIME (2006); JONAS BROTHERS (2007), dan A LITTLE BIT LONGER (2008).

Pada tahun 2009, Jonas Brothers merilis film konser mereka dalam bentuk 3D dengan judul JONAS BROTHERS: THE 3D CONCERT EXPERIENCE. Mereka juga tampil di salah satu film produksi Disney, CAMP ROCK 2.

Sibuk berakting tak membuat mereka lupa dengan karir mereka di dunia musik. Buktinya saat ini mereka tengah mempersiapkan album keempat mereka yang bakal edar pada 15 Juni 2009 dengan titel LINES VINES AND TRYING TIMES.

Perjalanan karir Jonas Brothers ternyata menarik minat Disney untuk mengangkatnya ke layar kaca. Jika tak ada halangan, para penggemar Jonas Brothers sudah bisa menikmati tayangan ini pada Agustus 2009.

read more...

Sabtu, 20 Maret 2010

Sejarah Disney

http://www.coated.com/wp-content/uploads/2009/08/walt-disney.jpgWalt Disney adalah sebuah legenda di bidang hiburan abad ke-20.
Popularitasnya dilengkapi dengan imajinasi, optimisme, serta
kreativitas. Walt Disney telah menyentuh hati, pikiran, dan emosi
jutaan orang. melalui karya2nya, ia turut mendatangkan kegembiraan dan
kesenangan pada semua orang di seluruh dunia. Ia membawa kita dekat
kepada masa depan, dengan menceritakan masa lalu.

Bernama lengkap Walter Elias Disney, dan dilahirkan pada 5 Desember 1901 di Chicago, Illinois.



Sejak
kecil, Walt sangat tertarik pada menggambar dan seni. Saat berumur 7
tahun Walt sering menjual sketsa dan gambar2nya ke tetangga terdekat.



Walt
suka menggambar binatang dan alam daripada mengerjakan tugas2 yang
diberikan dari sekolah. Pernah juga ia membuat miniatur kereta api
lengkap dengan rel dan jalurnya.


Walt bersekolah di Mckinley High School, di Chicago. Selain menggambar ia juga belajar fotografi. tiap malam hari, Walt bersekolah di Academy of Fine Arts untuk menyempurnakan tekhnik menggambarnya.



Kemudian keluarga Walt berpindah ke Kansas, disana ia juga belajar akting. Walt adalah penggemar berat Charlie Chaplin.



Pada
tahun 1925, Walt menikahi Lilian Bounds. Tiga tahun setelah menikah
Walt menciptakan tokoh animasi Mickey Mouse yang sekarang menjadi
maskot dari dunia hiburan Walt Disney. Terobosan2 Walt untuk
menyempurnakan dunia animasi terus dilakukan. Banyak film2 kartun yang
sudah dihasilkan oleh Walt, dan masyarakat Amerika tersentuh oleh
karya2 Walt.



Pemikiran
Walt brilian dan perhatiannya yang besar pada dunia pendidikan,
membuatnya dia mendapatkan anugerah penghargaan True-Life Adventure
Series. Lewat film2 yang dihasilkan oleh Walt. Selain melalui film,
Disney juga mempesona kita dengan mimpi dan idenya untuk membangun
suatu taman hiburan.



Pada tahun 1955 Dibangun Disneyland Park yang menelan biaya sebesar 17 juta dollar. Disney juga menjadi pionir di bidang pertelevisian tahun 1954 dengan presentasi " full-collor programming ". Hal ini membuat The Mickey Mouse Club menjadi favorit dan populer.


Sebagai Pioner dan juga inovator, Walt Disney telah mendapatkan lebih dari 950
penghargaan di dunia, termasuk 48 penghargaan dari Academy Awards dan 7
penghargaan dari Emmys Award. Secara Pribadi Waldt Disney telah
mendapatkan gelar honoris kausa dari Universitas Harvard, Universitas
Yale, Universitas Southern California, dan UCLA. Mendapatkan medali
penghargaan dari : France's Legion of Honor and Officer d'Academie
decorations; Thailand's Order of the Crown; Brazil's Order of the
Southern Cross; Mexico's Order of the Aztec Eagle; and the Showman of
the World Award from the National Association of Theatre Owners

read more...

kisah sukses disney

The Wonderful World of Disney merupakan gambaran seseorang yang telah berhasil mencapai segala sasaran cita-citanya. Kehidupan Walt Disney dapat diringkas dalam pedoman yang diikuti oleh semua orang kaya.

Barang siapa ingin suskes, harus bekerja berat, pantang menyerah, dan lebih mengikuti kegandrungan. Walter Elias Disney dilahirkan di Chicago pada tanggal 5 Desember 1901. Ibunya, Flora Call, adalah wanita Jerman, sedangkan ayahnya, Elias Disney, seorang keturunan Irlandia Kanada.

Namun ada satu gagasan yang selalu mengusik pikiran Walt Disney, gagasan bekerja sendiri terutama karena ia telah mendengar bahwa sebagian karyawan akan tidak diperlukan bila musim sibuk berlalu. Ia gembira dengan prospek itu karena dua hal.

Pertama, ia ingin berdiri sendiri, dan kedua, ia sangat ingin melakukan sesuatu yang baru dan orisinil, tidak hanya memenuhi keinginan bos dan para pelanggan. Disney, bersama dengan seorang teman, Ube Iwerks, mendirikan agen seni periklanannya yang pertama.

Pelanggannya yang pertama adalah suatu rangkaian restoran. Disney dan temannya berhasil membuat kesepakatan dengan restoran untuk membangun bengkel kerjanya di bangunan restoran baru itu tanpa membayar sedikit pun. Sebagai imbalan, mereka harus membuat poster-poster iklan untuk restoran itu.

Di samping bekerja untuk memenuhi kontrak ini, mereka bebas untuk mengerjakan proyek lain. Untuk menarik pelanggan, Walt merancang suatu rencana khusus. Ia akan pergi ke suatu toko atau perusahaan dan mencari tahu apakah mereka mempunyai suatu bagian seni. Orang yang memegang pimpinan mungkin menjawab bahwa bagian itu tidak diperlukan.

Lalu Walt akan menawarkan jasanya atas dasar freelance, hubungan lepas. Kalau perusahaan itu tidak mempunyai pekerjaan yang harus dikerjakannya, tidak apa-apa. Tetapi kapan pun ada pekerjaan semacam itu yang harus dikerjakan, Walt dan temannya siap memberikan jasanya.

Dalam waktu singkat, cara kerja semacam itu memungkinkan Walt dan temannya menabung cukup banyak uang yang tak mungkin dikumpulkannya andaikan mereka bekerja pada satu perusahaan saja. Bisnis ini tampak memberikan harapan besar, tetapi pada suatu hari Walt menemukan suatu iklan dalam koran yang menyatakan bahwa Kansas City Film Ad Company memerlukan seorang kartunis.

Ia menghadapi dilema: Apakah ia akan mempertahankan bisnisnya dengan Ube atau akan mencoba memenuhi impian sejak masa kanak-kanaknya untuk membuat animasi kartun. Sekali ia telah menguasai kemahiran baru, tak ada yang akan menghalangi dia memulai usahanya sendiri kembali. Pertimbangan ini mendorong dia memberatkan menerima pekerjaan itu.

Pada tahun 1920, Disney akhirnya memasuki dunia animasi kartun. Ia akan segera menciptakan sebuah nama bagi dirinya di bidang itu, dan tokoh-tokoh perannya akan menjadi populer di seluruh dunia. KC Film Ac Company memegang tanggung jawab atas segala aspek iklan film dan tak berapa lama menyadari kemampuan kartunis muda ini.

Tak lama sesudah mulai, Walt diberi tugas membuat poster seorang pria yang mengenakan topi menurut mode mutakhir. Walt menggambar poster itu, tetapi hidung orang itu digantikan dengan gambar bohlam! Ketika poster itu ditampilkan di layar, bos berseru: “akhirnya muncul sesuatu yang baru di tempat ini: Saya sudah bosan dengan wajah-wajah cantik ini” .

Keorisinilan dan visi Walt tentang barang-barang di sekelilingnya membuat beberapa teman dan atasan kurang senang. Mereka sebenarnya iri dan menganggap dia pengacau. Oleh sebab itu, mereka tidak mau membiarkan dia mencoba suatu teknik baru untuk menyempurnakan kartun-kartunnya.

Ia mempunyai gagasan cemerlang membuat beberapa lukisan dan seluloid, lalu memotretnya dan menumpuknya dan akhirnya memfilmkannya. Pimpinan tidak mau mendengar hal semacam itu. Mereka merasa bahwa cara kerja mereka yang lama sudah cukup memberikan hasil sampai saat itu. Mereka tidak melihat alasan untuk mengubah teknik-teknik mereka, karena dengan cara itu pun para pelanggan sudah puas.

Walt Disney tahu bahwa dia benar. Setelah berbulan-bulan membujuk bosnya, Walt akhirnya diperbolehkan membawa pulang salah satu kamera perusahaan untuk melakukan beberapa percobaan. Sejak saat itu, Walt Disney tidak pernah lagi berpaling ke belakang.

Di sebuah garasi kosong yang sudah dirombak jadi studio, ia mulai membuat film-film animasi pendek dengan menggunakan teknik hasil rekaannya. Ia kemudian memperlihatkan hasilnya kepada seorang pemimpin bisokop terkenal. Orang itu sangat terkesan. Sketsa-sketsa dan teknik film Walt sangat berbeda dengan yang sudah-sudah.

Film kartunnya yang pertama segera diputar di bioskop-bioskop. Pada mulanya kartun-kartun ini dimaksudkan untuk menggantikan iklan-iklan agar penonton terus menikmati apa yang muncul di layar selama selang waktu. Walt menyebut film-film itu “Laugh-O-Grams”.

Film-film kartun Walt disenangi penonton dan sejak itu di Kansas City Walt Disney tidak lagi diejek sebagai si orang muda eksentrik, tetapi disegani. Gajinya naik. Dalam waktu singkat Disney menjadi orang terkenal di kota itu. Ia mengembalikan kamera yang dipinjamnya dan membeli kamera sendiri dengan uang simpanannya.

Film-film kartun menjadi semakin populer. Walt Disney menyewa ruang kantor yang lebih luas untuk usaha kecilnya, Laugh-O-Grams Corporation dengan modal awal sebesar $15.000. Ia mempekerjakan beberapa magang dan seorang salesman untuk mempromosikan Laugh-O-Grams di New York City. Impiannya untuk mandiri menjadi kenyataan pada waktu ia baru berumur 20 tahun.

Ia kemudian memutuskan untuk keluar dari KC Film untuk bekerja sendiri sepenuhnya. Tetapi sukses tidak terjadi dengan sendirinya. Biaya produksi tinggi dan sikap perfeksionis Walt Disney (yang membuat dia menanamkan kembali semua uang hasilnya untuk memperbaiki hasilnya), disamping pasaran yang sangat terbatas, segera mengakibatkan kebangkrutan.

Ini merupakan masa suram dalam hidupnya; ia telah beranggapan bahwa masa sulitnya akhirnya berlalu. Ia tidak beruang sedikitpun dan terpaksa tinggal di bengkel dengan makan dan tidur di sebuah bangku kecil, satu-satunya perabot yang dia miliki. Lebih jelek lagi, sekali seminggu ia harus pergi ke stasiun kereta api untuk mandi.

Akhirnya ia berhasil mendapatkan kontrak pembuatan kartun animasi untuk mendidik anak-anak pentingnya menyikat gigi. Pada suatu malam, dokter gigi yang memesan kartun ini datang menemuinya dan mengajak dia ke kantornya. :”Tidak bisa”, jawab Disney. “Mengapa?”. tanya dokter itu. “Karena saya tidak punya sepatu. Satu-satunya sepatuku ada di tempat tukang sepatu untuk di reparasi, dan saya tidak punya uang untuk mengambilnya”.

Walaupun menghadapi keadaan yang serba menyusahkan. Walt Disney tidak putus asa. Ada sebuah gagasan di otaknya. Pada suatu malam bulan Juli 1923, dengan membawa semua uang di dalam saku baju setelan tuanya dari kain minyak berwarna abu-abu, pemuda kurus kering ini naik kereta api menuju Hollywood. Ia bertekad kuat untuk menjadi orang penting dalam dunia perfilman.

Ketika tiba di Hollywood, Walt Disney hanyalah satu di antara banyak orang yang mengharapkan mewujudkan cita-citanya. Kakaknya Ray telah tinggal di California beberapa waktu lamanya, dan ia dengan senang hati mengundang adiknya tinggal di rumahnya. Walt mulai mengunjungi studio-studio film satu per satu. Ia bersedia bekerja apa saja asal ada hubunganya dengan berfilman.

Untuk maju dalam suatu bidang keahlian khusus, orang harus masuk ke dalamnya apa pun pengorbanannya. Disney segera menyadari betapa sulitnya masuk ke studio-studio film Hollywood. Banyak orang lain sebelum dia telah melamar kerja, tetapi ditolak. Walt Disney tidak menjadi patah semangat karenanya. Kalau ada orang lain yang berhasil masuk, mengapa ia tidak.

Di matanya, ada dua macam orang: Mereka yang merasa kalah dan terlantar bila mereka tak dapat menemukan pekerjaan dan mereka yang dapat mencari penghasilan dengan cara apa pun dalam masa sulit. Disney selalu berusaha keras agar termasuk dalam golongan kedua. Pengalaman mengajar dia bahwa orang harus sepenuhnya mengandalkan diri sendiri.

Ia kembali ke papan gambar dengan kemauan keras untuk mencari tempat bagi dirinya. Ia menggambar film-film komik dengan maksud dijual kepada pengusaha bioskop. Ia hanya menggunakan kembali pengalaman yang sudah diperolehnya di Kansas City dengan Laugh-O-Grams. Ada seorang pemilik gedung bioskop yang begitu tertarik sehingga ia membeli berseri-seri film komik.

Ia bahkan memesan rangkaian cerita Alice in Wonderland yang telah mulai dibuat oleh Walt Disney di Kansas. Kepada Disney ditawarkan uang $1.500. Jumlah sebesar itu jauh lebih besar daripada yang diharapkan. Rangkaian seri Alice in Wonderland ini diputar berurutan sampai tiga tahun. Dengan hasil penjualannya Walt Disney bisa membeli rumah dan bahkan membangun studio filmnya sendiri.

Sesudah film-film Alice in Wonderland, Walt ingin menciptakan sesuatu yang baru dan yang benar-benar orisinil. Maka lahirlah makhluk kecil cerdik yang disebutnya “Mickey Mouse”, nama yang diberikan oleh istri Disney, Lillian Bounds. Mickey Mouse dengan cepat menjadi bintang tenar di seluruh dunia, dan bahkan lebih terkenal daripada banyak bintang Hollywood.

Walaupun demikian, pada mulanya para produser menyambut kedatangan Mickey dengan kurang bersemangat. Kira-kira pada waktu itu, film berbicara mulai muncul dan orang mulai memboikot film bisu. Disney pun bereaksi. Dengan kelompok pembantunya, ia memperkenalkan suatu metode baru untuk mensikronkan suara dan animasi.

Walt terus mencari teknik-teknik baru untuk memperbaiki kemahirannya. Ia menerapkan pula proses: “teknikolor” yang baru. Dengan teknik baru ini ia tidak perlu lagi menggunakan kombinasi dua warna. Dalam film Bambi, ia menggunakan 46 rona warna hijau untuk hutannya. Kartun berwarnanya yang pertama, Silly Symphony, membuat para penggemar film kegirangan.

Disney makin menyadari bahwa kalau ia mau terus berkarya dengan skala yang lebih besar, ia harus membangun suatu kelompok berotak cerdas, artinya ia harus mengelilingi dirinya dengan asisten-asisten orang pintar yang mampu menawarkan produk bermutu. Untuk memantapkan diri, kami tahu bahwa kami harus melatih sendiri para asisten.

Disney merasa bahwa para kartunis yang bekerja padanya terlalu sering menggunakan cara-cara tipu daya kuno. Ia tahu bahwa satu-satunya cara mengubah keadaan ini adalah dengan mengadakan kursus-kursus latihan bagi mereka. Tujuannya sederhana: memperbaiki mutu lukisan dan teknik animasi.

Ketika perusahaannya terus bertambah besar, ia memutuskan pada tahun 1930 untuk mendirikan sekolahnya sendiri, tempat ia akan mengajarkan segala teknik animasi kartun kepada calon-calon kartunis. Sekolah itu segera mulai tampak seperti kebun binatang.

Soalnya, untuk membuat tokoh-tokoh kartunnya lebih realistic Disney telah mengubah ruang kelasnya menjadi laboratorium biologi kehidupan nyata dengan berbagai binatang yang diamati oleh para siswa dalam aneka perilaku dan sikapnya selagi tidur, jaga, makan, dan lain-lain.

Pengamatan ini akan membantu dia pula untuk membuat film-film dokumenter tentang keajaiban alam pada waktu yang akan datang. Pada tahun 1938, Disney memperkenalkan film animasi panjang tajuk karangannya yang pertama, Snow white. Untuk membuat film ini ia membutuhkan waktu dua tahun penuh kerja keras. Film tersebut merupakan salah satu karya besarnya.

Tidak lama sesudah itu, ia membangun studio film modern di Burbank, California. Di tempat itu ia akan mempekerjakan sebanyak 1.500 orang. Sampai di situ ia tampaknya telah mencapai apa yang diimpikannya. Setahap demi tahap ia menjadi apa yang diinginkannya dahulu.

Saya hanya bekerja dengan baik kalau ada hambatan yang harus kuatasi. Saya khawatir bila segala sesuatu berjalan dengan terlalu lancar karena saya takut terjadinya perubahan mendadak dalam situasi ini. Setelah Perang Duinia II, Ray dan Walt Disney menerima beberapa kontrak dari ketentaraan untuk membuat film dokumenter dan poster perang.

Begitu perang selesai, bisnis makin sibuk bagi Disney Studios, dan Walt semakin mencurahkan perhatiannya pada keahlian seninya. Ia sering bekerja sampai larut malam. Konon, ia sering membongkar-bongkar keranjang sampah kertasnya untuk melihat isinya.

Pada keesokan harinya ia akan menyuruh aistennya untuk meneliti apa yang ditemukannya; katanya, potongan-potongan kertas ini sering kali mengandung gagasan besar. Pada masa itulah Walt Disney menciptakan kebanyakan film besarnya, antara lain Cinderella, Peter Pan dan Bambi.

Pada tahun 1950-an, impian fantasmagorik Walt Disney-Disneyland mulai berkembang. Pada waktu itu, semua temannya, terutama bankir-bankirnya, menyatakan bahwa proyek ini gila-gilaan. Sekali lagi, Disney akan menunjukkan bahwa impian manusia dapat menjadi kenyataan.

Gagasan menciptakan Disneyland muncul, ketika ia berjalan-jalan di taman dengan kedua putrinya, Sharon dan Diana. Ia membayangkan sebuah taman wisata sangat luas tempat anak-anak dapat bertemu dengan tokoh kartun yang mereka sayangi.

Ketika Walt Disney akhirnya memutuskan untuk proyek tersebut, tidak ada seorang pun atau apa pun dapat mengubah keputusannya. Disneyland akhirnya terwujud di Anaheim, California, pada tahun 1955. Hari itu hari besar bagi Walt Disney.

Ia berkata: Andaikata saya mendengarkan saya sendiri, tamanku ini tidak akan selesai. Inilah, akhirnya, sesuatu yang dapat saya sempurnakan terus-menerus. Pada tahun 1985, Disneyland menyambut pengunjungnya yang ke-250 juta.

Ketika Walt Disney meninggal pada tahun 1966, bioskop kehilangan salah seorang penciptanya yang paling besar. Dua prinsip penting telah memotivasi seluruh hidupnya: melakukan apa yang dia nikmati dan percaya akan gagasan-gagasannya.

Tanpa prinsip-prinsip ini, ia tak akan pernah menjadi Walt Disney yang besar: penerima 900 tanda kehormatan, 32 Oscar, lima Emmy, dan lima doktor honoris causa, perintis sejarah animasi dan salah seorang manusia terkaya di dunia. Ia telah mewujudkan impian-impiannya jauh melebihi harapannya yang paling muluk.

read more...

YUK BELAJAR MENJADI PSIKOLOG ISLAM!!!!

Ilustrasi Kasus:
Ada seseorang yang bernama Sinta, keluhan yang dialami Sinta adalah dia merasa dirinya tidak tenang, tidak bahagia, dia menyadari bahwa hidup di dunia ini adalah sebuah perjuangan, akan tetapi dia mengalami sebuah permasalahan yang cukup berat bagi dirinya bahkan pernah terbesit dalam dirinya keinginan bunuh diri untuk mengakhiri permasalahannya.
Permasalahannya adalah karena kehidupan keluarganya yang hancur dengan sebuah perceraian, hal inilah yang menjadikan dia depresi yang mengakibatkan dia merasa bersalah. Hal malah dikuatkan dengan sikap orang tuanya (ayah) yang membandingkan dirinya dengan saudara-saudaranya.
Karena depresi inilah muncul gejala-gejala somatis yakni nafsu makan yang menurun, dan juga pergolakan psikis seperti perasaan malu, sering marah-marah, dan perasaan bersalah yang berlebihan.

1. Review ilustrasi kasus
Jika ditelaah subyek ini mengalami depresi. Depresi adalah gangguan kejiwaan dengan adanya tekanan dan tidak mampu mengontrol tekanan baik dalam dirinya maupun di luar dirinya. Perlu diketahui bahwa tekanan ini sifatnya multifactor. Dan perlu diketahui secara rinci akar masalah yang fundamental. Kenapa subyek mengalami depresi?, Kenapa subyek merasa dirinya bersalah atas perceraian yang terjadi dalam keluarganya?, Kenapa dengan pola asuh orang tuanya terutama sikap ayahnya yang membandingkan dirinya dengan saudara-saudaranya yang lain?
Pertama, yang perlu digali adanya fakta yang terjadi bahwa subyek mengalami depresi yakni frustasi dan usaha-usaha yang dilakukan untuk mencoba menyelesaikan segala tekanan yang ada dalam dirinya seperti egoisme subyek, kurangnya pemahaman subyek bagaimana berkeluarga. Dan tekanan dari luar dirinya adalah lingkungan yang tidak mendukung misalnya kehidupan ekonomi yang berada dibawah garis kemiskinan sehingga kurang mampu memenuhi kebutuhan keluargannya. Usaha bunuh diri ini menandakan bahwa dirinya mrengalami depresi berat dan kurang nya pemahaman tentang makna kehidupan walaupun secara sadar bahwa dirinya mengakui bahwa kehidupan adalah perjuangan, maka disini jelas bahwa tekanan-tekanan yang terjadi disebabkan adanya faktor yang beragam. Pada ilustrasi yang ada tidak menyebutkan faktor-faktor yang jelas kenapa subyek mengalami depresi. Maka akan menimbulkan multiintrepretasi juga.
Kedua, muncul interpretasi yang kontradiktif yakni perasaan bersalah atas perceraian yang terjadi, kenapa sampai suaminya menceraikannya?. Jika perasaan yang bersalah dialami oleh subyek ini kemungkinan besar yang bersalah adalah subyek sehingga suami menceraikannya. Misalnya dari kebiasaan subyek yang suka marah-marah ini menunjukkan bahwa subyek ini kurang menghargai suaminya, kemungkinan lain subyek ini melakukan nuzus terhadap suaminya ( selingkuh/maksiat/ zina, tidak taat pada suami yang sifatnya syar'iyah, dan lainnya yang terindentifikasi nusuz) dan juga kurangnya pemahaman secara benar subyek tentang kewajiban dan hak sebagai istri, manager rumah tangga dan peranan sebagai seorang/ calon ibu.
Akan tetapi perasaan bersalah subyek juga bisa diintrepretasi bahwa penyesalannya adalah sikap suaminya yang malah kebalikan dari dirinya, misalnya suaminya tidak memahami secara benar hak dan kewajiban sebagai seorang suami dan kepala rumah tangga. Atau mungkin kenapa suaminya menceraikan istrinya yakni suami tidak mampu menghidupi istrinya dan mempergaulinya dengan ma'ruf. Jika suami yang melakukan kemaksiatan, kemungkinan hal inilah yang menyebabkan subyek merasa bersalah karena menikah dengan orang yang tidak tepat.
Ketiga terkait ada apa dengan pola asuh subyek? Dan kenapa sampai subyek ini dibandingkan atau diperlakukan berbeda oleh orang tuanya terutama sang ayah?. Jika dicermati jika subyek ini muslim jelas adanya kesalahan terhadap pola asuh kedua orang tuannya, pola yang islaminya. Terutama sikap sang ayah yang membandingkan dan perlakuan berbeda oleh sang ayah. Kemungkinan besar hal inilah yang menjadi subyek merasa dirinya diperlakukan tidak adil oleh ayahnya, maka ketika menemui masalah ini perlu dijelaskan makna keadilan sendiri. Makna adil menurut manusia dengan makna adil menurut Allah. Kacamata manusia memaknai adil adalah sama, menyengkan dan sesuai kebutuhan padahal Islam memandang adila dalah lawan dari dzalim. Jika subyek terbukti kesalahannya maka sikap yang tepat keluarganya adalah mengajak bertaubat, memberikan motivasi dll. Akan tetapi jika suaminya yang terbukti bersalah maka keluarga subyek harus memberika pemahaman bahwa semua tidak ada yang abadi, semua ciptaan Allah ( makhluk) akan diminta kembali pada Allah maka harus ikhlas, sabar terhadap ujian yang diberikan Allah.

2. Gejala-gejala
Gejala yang mungkin terjadi orang yang mengalami depresi:
a. Gejala psikis, antara lain: mudah marah, psikis tida stabil, melamun, pikiran sering kosong, perasaan bersalah, perasaan malu yang berlebihan, pesimis hidup.
b. Gejala somatis: sulit tidur, sulit makan, kurang tepatnya mengambil keputusan(the sick problem solving), badan menjadi kurus, wajah yang pucat.

3. Treatment, tujuan dan keinginan yang dicapai
Pemberian treatment yang tepat adalah memberika semangat tentang makna kehidupan dan terapi yang tepat pula, misalnya pemberian terapi kognitif yakni memberikan pemahaman secara benar melalai proses berfikir yang benar agar subyek ini tidak mengalami depresi yang berkelanjutan. Pemberian treatmen tidak hanya jangka pendek akan tetapi treatment yang sifatnya jangka panjang.
Treatment jangka pendek adalah memberikan pemahaman kognitif-spiritual kepada subyek yakni setiap manusia diberi ujian sesuai kemampuannya, makna hidup( dari mana dia hidup?, untuk apa dia hidup?, dan setelah hidup akan kemana ?) pertanyaan ini menyangkut belief-psikis( aqidah) bahwa setiap makhluk dari Allah dan hidup untuk mengabdi pada Allah dan akan kembali pada Allah dan mempertanggungjawabkan segala perbuatan ketika di dunia.
Sedangkan treament jangka panjangnya haruslah bersifat kontinue artinya tidak hanya sebuah wacana akan tetapi aplikatif dari subyek sendiri dengan memberikan semangat, kemauan yang keras memperbaiki hidup( misalnya setiap minggu melakukan pengajian, setiap hari mengkaji Islam untuk menambah pengetahuan dan pemahaman tentang Islam) tetapi hal ini juga harus di dukung lingkungan sekitarnya misal diberlakukan terapi keluarga, teman pergaulannya dsb.

4. Pendekatan-pendekatan
Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kognitif Stucture Operasional
Yakni pendekatan yang mengarah pada pemahaman individu dan struktur operasioanl yakni lingkungan yang sistemik yang memunculkan seperangkat aturan-aturan. Pendekatan ini melalui proses kognitif subyek (berfikir, persepsi, problem solving) bagaimana subyek diajak untuk proses berfikir yang benar, kemudian pemahaman(persepsi) yang benar sehingga mampu melakukan keputusan (problem solving) yang benar, karena setiap tinggkah laku( behavior) itu berdasarkan pemahamannya serta proses berfikirnya, apakah berperilaku benar atau malah sebaliknya?.

5. Sistematika berfikir
Dalam berfikir ada empat komponen yang perlu diperhatikaan:
a. adanya fakta
b. adanya indera
c. adanya akal
d. adanya informasi terdahulu.
Maka dalam sistematika berfikir seharusnya mempergatikan empat komponen tersebut, maka dalam sisitematikanya yang pertama harus adanya fakta yang di indera kemudian diolah oleh akal yang disanbambungkan dengan informasi terdahulu.
Dari sistematika berfikir inilah akan memunculkan persepsi dan berlanjut pada keputusan yang akan diambil dibarengi dengan perilaku atau tingkah laku yang dilakukan.

6. Tahapan-tahapan
Tahapan-tahapan adalah :
1. Tahapan Jangka Pendeknya:
a. Refresing/dihibur tiap hari dan memberikan motifasi pemahaman.
b. Olah raga tiap hari
c. Pemberian makanan yang bergizi
d. Siraman rohani tiap minggu
e. Diberikan kesibukan-kesibukan positif

2. Tahapan jangka Panjang
a. Perombakan sistem
b. Perbaikan subyek dan orang disekitanya diseluruh bidang kehidupan ( lingkungan masyarakat, dan peranan negara)
read more...

sejarah Psikolog sosial

Psikologi Sosial sudah ada sejak Plato dan Aristotle, namun secara resmi, disiplin ini menjadi satu ilmu yang mandiri baru sejak tahun 1908. Pada tahun itu ada dua buku teks yang terkenal yaitu "Introduction to Social Psychology" ditulis oleh William McDougall - seorang psikolog - dan "Social Psychology : An Outline and Source Book , ditulis oleh E.A. Ross - seorang sosiolog. Berdasarkan latar belakang penulisnya maka dapat dipahami bahwa psikologi sosial bisa di"claim" sebagai bagian dari psikologi, dan bisa juga sebagai bagian dari sosiologi. Psikologi sosial juga merupakan pokok bahasan dalam sosiologi karena dalam sosiologi dikenal ada dua perspektif utama, yaitu perspektif struktural makro yang menekankan kajian struktur sosial, dan perspektif mikro yang menekankan pada kajian individualistik dan psikologi sosial dalam menjelaskan variasi perilaku manusia.. Di Amerika disiplin ini banyak dibina oleh jurusan sosiologi - di American Sociological Association terdapat satu bagian yang dinamakan "social psychological section", sedangkan di Indonesia, secara formal disiplin psikologi sosial di bawah binaan fakultas psikologi, namun dalam prakteknya tidak sedikit para pakar sosiologi yang juga menguasai disiplin ini sehingga dalam berbagai tulisannya, cara pandang psikologi sosial ikut mewarnainya.
read more...